Saturday, July 19, 2014

Dedikasikan Hidupmu


Lukas 8:1-3, Ams 3:9

Sekolompok wanita ini terus mendukung pelayanan Yesus. Disalibkan (luk 23:49) dan dikuburkan (Mrk 16:9, Yoh 20:11-18, Luk 23:55), bahkan ketika dia bangkit.

Ketika Yesus di siksa, mereka mendampingi, sedangkan muridnya lari. Ketika Yesus di salib mereka berada di sampingnya.  Ketika Yesus di kubur mereka membawa rempah-rempah. Ketika Yesus bangkit, Ia menemui para wanita itu.  Lalu bagaimana bisa setia seperti itu?

Pertama,  karena ucapan syukur atas keselamatan. Dicatat dengan jelas bahwa mereka dibebaskan dari roh jahat.

Kedua,  ucapan syukur atas pelayanan pemberitaan Injil. Pemberitaan Injil dalam catatan 4 kitab injil menekankan akan FIRMAN TUHAN  dan diikuti mujizat(Mat 4:23-25). Karena itu keselamatan menjadi utuh, baik jasmani dan rohani.

Jangan dedikasikan hidupmu kepada Tuhan karena mujizatnya, karena itu salah. Ikutlah Tuhan karena Firmannya.

Thursday, July 10, 2014

Bertumbuh bersama Dia

Yohanes 13:34-35,

Pertumbuhan fisik mudah diketahui, tapi pertumbuhan motivasi terhadap Tuhan susah diketahui. Apalagi motivasi kita terhadap Tuhan, siapa yang tau? Tuhan berkata agar kita mengikut Dia memikul Salib.

Bukan berarti datang kepada Tuhan mencari berkat itu salah, tetapi mengikut Tuhan pasti mengalami penderitaan. Kekristenan yang sejati terlihat dari kehidupan kasih kita di luar Gereja. Apa artinya antusias di Gereja tapi di luar bertindak berbeda. Pertumbuhan iman harus terlihat di dalam lingkungan apapun itu. Kehidupan kita berkutat di dalam KASIH. Itu yang terutama.

Jika engkau memiliki kasih, ada tiga hal yang wajib bertumbuh, yaitu:
1. Sopan santun. Kita boleh mengenal firman Tuhan, tetapi harus santun dalam menyampaikannya. Harus menjadi pribadi yang hangat. Orang yang tidak punya sopan santun, pasti mengalami banyak benturan.

2. Rendah hati. Sikap Yesus yang selalu di hina, namun tetap memaafkan mereka, itulah rendah hati.

3. Mengampuni. Ini yang paling susah. Namun karena Tuhan sudah mengampuni kita, seharusnya kita juga harus bisa mengampuni orang lain (Ef 4:35, Kol 3:13).

Caranya bertumbuh didalam kasih dengan belajar membaca Alkitab setiap hari, berdoa, merenungkan firman Tuhan, dan minta Tuhan memberi rendah hati, sopan santun, dan pengampunan.

Sunday, July 6, 2014

Dedikasikan Hidupmu

Roma 12:1

Dalam kehidupan banyak manusia mendedikasikan hidup kita pada profesi. Marijke Werimon Baker, perempuan Belanda yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani di tanah papua, sudah pulujan tahun. Melepaskan semua kenikmatan duniawi.

Dedikasi adalah pengorbanan tenaga dan pikiran untuk suatu usaha.  Bukankah ini yang di tuntut Yesus kepada kita.  Matius 19:21-22.

Persembahkan TUBUH mu di dalam tangan Tuhan.  Sungguh berat. Hidup bukanlah badan tapi totalitas hidup kita,  pikiran, emosi, arah, dan tujuan hidup kita dipersembahkan. Hidup untuk menempuh kehidupan baru, yang menjauhi dosa.

Hari ini apa yang menghalangi engkau mempersembahkan hidupmu? Dosamu yang kau tumpuk? Kata Yesus, tinggalkan semuanya itu. Bukankah Kristus sudah memberikan dirinya kepadamu? Lalu saat inilah bagi kamu untuk mempersembahkan hidupmu. Roma 14:8.

Dedikasikan Hidupmu

Roma 12:1

Dalam kehidupan banyak manusia mendedikasikan hidup kita pada profesi. Marijke Werimon Baker, perempuan Belanda yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani di tanah papua, sudah pulujan tahun. Melepaskan semua kenikmatan duniawi.

Dedikasi adalah pengorbanan tenaga dan pikiran untuk suatu usaha. Bukankah ini yang di tuntut Yesus kepada kita. Matius 19:21-22.

Persembahkan TUBUH mu di dalam tangan Tuhan. Sungguh berat. Hidup bukanlah badan tapi totalitas hidup kita, pikiran, emosi, arah, dan tujuan hidup kita dipersembahkan. Hidup untuk menempuh kehidupan baru, yang menjauhi dosa.

Hari ini apa yang menghalangi engkau mempersembahkan hidupmu? Dosamu yang kau tumpuk? Kata Yesus, tinggalkan semuanya itu. Bukankah Kristus sudah memberikan dirinya kepadamu? Lalu saat inilah bagi kamu untuk mempersembahkan hidupmu. Roma 14:8.

Dedikasikan Hidupmu

Roma 12:1

Dalam kehidupan banyak manusia mendedikasikan hidup kita pada profesi. Marijke Werimon Baker, perempuan Belanda yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani di tanah papua, sudah pulujan tahun. Melepaskan semua kenikmatan duniawi.

Dedikasi adalah pengorbanan tenaga dan pikiran untuk suatu usaha. Bukankah ini yang di tuntut Yesus kepada kita. Matius 19:21-22.

Persembahkan TUBUH mu di dalam tangan Tuhan. Sungguh berat. Hidup bukanlah badan tapi totalitas hidup kita, pikiran, emosi, arah, dan tujuan hidup kita dipersembahkan. Hidup untuk menempuh kehidupan baru, yang menjauhi dosa.

Hari ini apa yang menghalangi engkau mempersembahkan hidupmu? Dosamu yang kau tumpuk? Kata Yesus, tinggalkan semuanya itu. Bukankah Kristus sudah memberikan dirinya kepadamu? Lalu saat inilah bagi kamu untuk mempersembahkan hidupmu. Roma 14:8.