Wednesday, December 31, 2014
Bila Tuhan Menghendakinya
1 Yakobus 4:13-17
Di waktu tutup Tahun 2014, ada kejadian yang menyedihkan, yaitu hilangnya pesawat air asia. Mereka mungkin merencanakan untuk mrnghabiskan akhir tahun di Singapore, tapi Tuhan menghendaki yang lain.
Tentunya di tahun ini, kita mempunyai resolusi. Tapi kita harus memperhatikan beberapa hal.
Pertama, Jangan mengandalkan kemampuan sendiri (13-14). Seperti kalimat didalam Yeremia 17:5-7. Yakobus ingin mengatakan bahwa hidup manusia tidak dapat di prediksi, ini adalah rahasia Allah. Lalu bagaimana kita meyakinkan diri kita dapat melalui semua itu? Bersandarlah pada Tuhan.
Kedua, Berserah pada kehendak Tuhan (ayat15). Deo Valente (Jika Tuhan berkehandak), suatu bentuk penyerahan total kepada Tuhan. Mengisi hidup kita sesuai dengan yang Tuhan kehendaki.
Yakobus menegur perencanaan yang muncul dari kesombongan manusia dalam kemampuan untuk menentukan jalannya masa depan. Manusia tidak dapat menentukan hidupmu. Amsal 27:1, '' Jangan memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu. ''.
Ketiga, jangan congkak(ayat 16). Seringkali ketika sudah punya harta, menyelesaikan segala sesuatu dengan uang, mulai menyingkirkan Tuhan.
Apa yang harus kita lakukan? Kata-kata '' jadi sekarang'' menurut penafsir, bahwa ini merugikan merupakan ungkapan yang menyuruh berhenti untuk berpikir dan merenung dihadapan Tuhan.
Saturday, September 27, 2014
Transformasi hidup dalam Ibadah
Bangsa israel adalah bangsa yg amat beribadah kepatada Tuhan. Lalu mengapa mereka belum mengalami transformasi hidup?
Transformasi adalah suatu perubahan yang terjadi di dalam hidup yang terjadi luar dan dalam.
Di Meriba orang israel mencobai Tuhan. Padahal sebelumnya mereka sudah pernah melihat muzizat Tuhan selama di Mesir.
Namun semua perbuatan Tuhan itu tidak mengubah hati Israel mengapa? Mereka adalah bangsa yang sesat.
Mengapa?
1. Mereka mudah sekali melupakan segala kebaikan Tuhan. Mazmur 103:2
Bila orang Kristen tiap hari di segala pergumulan hidup nya maka kehidupan rohani kita akan menjadi kuat sedikit demi sedikit.
2. Ibadah telah menjadi rutin dan mekanis. Sebuah tragedi besar ketika orang percaya yang beribadah, tidak mengalami perubahan hidup.
Dua langkah untuk mencegah ibadah menjadi rutinitas.
1. Setiap kali beribadah, rendahkan dirimu dan berserah total kepada Tuhan. Ayat 6. Konsep ibadah yg benar tidak terpusat pada apa yang kita dapatkan, tetapi apa yang dapat kita berikan kepada Tuhan.
Hal seperti apa yang dapat kita berikan sewaktu ibadah? Pujian yang meluap dari hati.
2. Berkonsentrasi mendengar suaranya. Ayat 7. Dalam ibadah, dimanakah kita dapat mendengarkan suara Tuhan?
1. Pembacaan Alkitab dalam ibadah.
2. Pemberitaan Firman Tuhan.
Kesaksian seorang Kristen bersaksi, sejak mempraktekkan ibadah sejati, tiga bulan kemudian ia merasakan perubahan di dalam dirinya. Alah menyatakan dirinya dalam pikiran alam bawah sadarnya, maka ia mengalami transformasi hidup luar biasa.
Saturday, September 6, 2014
Menghadapi Transformasi Hidup
Charels Spurgeon mengatakan Mazmur 95 sebagai lonceng gereja yang memanggil jemaat beribadah. Mengundang orang-orang untuk masuk ke hadirat Allah. Untuk mengalami transformasi Hidup. Bagaimana caranya?
Pertama, pengenalan terhadap Tuhan Allah (ayat 1-7a). Berisi pengakuan Allah yang kita sembah adalah Allah yang besar. Pada waktu itu Yahwe bukan satu-satunya allah yang disembah. Namun pada ayat ini di katakan Allah kita mengatasi segala allah yang ada, bahkan bumi dan segala isinya adalah kepunyaan-Nya.
Pengenalan akan kebesaran karya Tuhan, menyebabkan pemazmur mengundang umat untuk : 1.bersorak - sorak untuk Tuhan yang empunya kehidupan (ay 1).
2. Menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur (ay2).
3. Sujud menyembah di hadapan Tuhan (ay 6).
Kedua, respon kita akan jalan keselamatan dilihat oleh Tuhan. Perhatikan umat Israel mencobai Tuhan dengan mengatakan '' Adakah Tuhan di tengah-tengah kita atau tidak? '' (Ayat 7). Apakah ketika dalam masa sulit engkau pernah berkata seperti itu? Perhatikan Ibrani 3:7.
Bagaimana dengan kita yang hidup masa kini? Apakah engkau meresponi firman Tuhan dengan lembut. Jangan keraskan hati, karena transformasi tidak akan terjadi. Selama masih ada kesempatan lembutkan hatimu, karena waktu hidupmu tidak ada yang tahu.
Saturday, August 30, 2014
Dari ujung bumi ke ujung bumi
Kisah 1:8, merupakan pesan terakhir dari Yesus, tentang misi. Banyak orang ikut Tuhan, karena ingin sesuatu, seharusnya kita memberi pada orang lain.
Dalam kalimat itu ada kota Yerusalem, Yudea, dan Samaria yang di sebutkan. Yerusalem tempat dimana Yesus di salibkan. Yudea dimana kristen di tolak. Sedanfkan orang Samaria sering kali dianggap kafir. Ini tidak mudah, tapi murid Yesus berjuang. Kemudian sampai ujung bumi, yaitu Filipi. Mengapa Filipi, karena jemaat disana memiliki budaya yang benar benar berbeda dibandingkan bangsa israel. Dan posisi kita ini sama seperti bangsa Filipi, berada di ujung bumi, memberitakan Injil sampai ujung bumi yang lain.
Filipi 1:5, Paulus mengajak untuk berpatisi pasi dalam Gospel. Lalu apa yang dilakukan jemaat di filipi?
1. Mendukung misi Paulus, dalam dana dan sarana. Bukan sekedar doa.
2. Membantu pelayanan Paulus di Yerusalem. Gereja Filipi membantu Gereja Yerusalem, karena di sana miskin. Paulus memerintahkan mereka untuk mendukung.
Keadaan Gereja Filipi, terletak di makedonia, dan Paulus pernah menulis tentang Gereja makedonia, ditulis bahwa Gereja disana mengalami berbagai penderitaan dan miskin (2 Kor 8:1-3). Bukan karena mereka kaya, mereka membantu, justru ditengah penderitaan.
Saturday, August 16, 2014
Menjadi saksi di Yudea
Penganiayaan pada pasal 8, masih tetap berlangsung sampai sekarang. Tidak ada situasi damai ditengah pemberitaan injil dari dulu sampai sekarang. Ditengah dunia seperti ini ada kabar baik yang diberitakan (Lukas 2). Hanya injil yang dapat menyelamatkan orang (Kis 4:12).
Karena itu perintah Tuhan Yesus (Mat 28:19). Perintah bukanlah sebuah opsi, tetapi sesuatu yang harus dilakukan, walaupun di tengah dunia yang makin rusak. Para murid di perintahkan keluar dari yerusalem untuk menyebarkan injil ke seluruh dunia, yang pertama adalah Yudea.
Titus 3:5, Kristen bukanlah merupakan semua agama saja. Agama memang mengajarkan untuk berbuat baik, tapi bukan perbuatanmu yang menyelamatkanmu. Hanya melalui injil hidupmu mengalami transformasi.
Pernakah kamu mempunyai hutang? Tentunya itu harus dibayar, bila tidak dilunasi Itu tentu tidak baik. Ini sama halnya dengan injil, kita hutang injil (Roma 1:14). Sama seperti Paulus yang merasa berhutang.
Mulai kapan kita memberitakan Injil? Pernahkah ketika engkau merasa amat haus, dan tidak membawa air, kamu kebingungan dan segera mencari air entah itu beli atau meminta. Seperti itulah urgensi pengabaran Injil.
David Livingstone, '' If we wait till we run no risk, the gospel will never be introduced into the interior''. '' I place no value on anything on possess, except in relation with God''.
Lalu apakah kita sudah menjadi fungsi yang benar di hadapan Tuhan?
Saturday, August 2, 2014
Dedikasi Seorang Pelayan
Sejauh apa hati nurani itu penting? Kis 23:1, ketika Paulus mengatakan bahwa hidupnya penuh hati nurani kepada Allah, namun tokoh agama marah dan menampar, kenapa? Padahal Paulus tidak menghina, tetapi tatapanya mengandung arti bahwa banyak orang disana yang tidak mempunyai hati nurani yang murni.
Paulus dalam pelayanannya mementingkan hati nurani. Titus 1:15-16. Banyak orang tercemar, mereka yang melakukan hal yang salah dengan tanpa penyesalan. Lebih parahnya banyak dari mereka mengaku Kristen, tapi perbuatan sehari-hari mengandalkan diri sendiri, inilah najis.
Paulus mengatakan pada 1Tim 4:1-2, bahwa ada banyak orang mengikuti ajaran sesat, dan hati nuraninya tumpul, tidak hanya pada akhir jaman, tapi juga sekarang.
Mulailah menjaga dan introspeksi. Apakah ketika engkau beribadah, agar dilihat orang? Karena ketika hidupmu mempunyai hati nurani yang murni, dapat menarik orang lain untuk mengenal siapa Tuhan kita.
Peranan Roh Kudus dalam Bersaksi
Roh kudus diberikan sebelum Yesus naik ke surga, agar kita dapat menjadi saksi. Di dalam diri kita ada roh kudus, seharusnya kita bergerak menjadi misi Tuhan.
Semua yang memiliki roh kudus seharusnya menjadi saksi Kristus, apakah kamu sudah? Jika kita punya roh kudus, pastilah dirikita tergerak untuk mengabarkan.
Bersaksi tidak hanya dengan perbuatan baik, tetapi juga dengan kata-kata. Tiap hari kita pasti bertemu dengan mereka yang belum percaya, tapi apakah kita menggunakan kesempatan itu?
Bersaksi tidak mengkristenisasi orang, tetapi mengenalkan kasih Yesus. Bukan tugas pendeta, tetapi tugas setiap jemaat. Bukan hanya pendeta yang penting, tetapi semua jemaat di undang menjadi saksi-saksi Kristus.
Berdoalah untuk saudara, teman, rekan bisnis yang mereka belum percaya.
Kenapa tidak ada pertumbuhan jemaat Gereja? Itu karena jemaat tidak bersaksi. Jangan takut gagal atau penolakan. Walaupun mereka tidak percaya dengan apa yang kita beritakan, itu berarti kita tidak gagal, karena kita sudah menjadi saksi Kristus.
Saturday, July 19, 2014
Dedikasikan Hidupmu
Lukas 8:1-3, Ams 3:9
Sekolompok wanita ini terus mendukung pelayanan Yesus. Disalibkan (luk 23:49) dan dikuburkan (Mrk 16:9, Yoh 20:11-18, Luk 23:55), bahkan ketika dia bangkit.
Ketika Yesus di siksa, mereka mendampingi, sedangkan muridnya lari. Ketika Yesus di salib mereka berada di sampingnya. Ketika Yesus di kubur mereka membawa rempah-rempah. Ketika Yesus bangkit, Ia menemui para wanita itu. Lalu bagaimana bisa setia seperti itu?
Pertama, karena ucapan syukur atas keselamatan. Dicatat dengan jelas bahwa mereka dibebaskan dari roh jahat.
Kedua, ucapan syukur atas pelayanan pemberitaan Injil. Pemberitaan Injil dalam catatan 4 kitab injil menekankan akan FIRMAN TUHAN dan diikuti mujizat(Mat 4:23-25). Karena itu keselamatan menjadi utuh, baik jasmani dan rohani.
Jangan dedikasikan hidupmu kepada Tuhan karena mujizatnya, karena itu salah. Ikutlah Tuhan karena Firmannya.
Thursday, July 10, 2014
Bertumbuh bersama Dia
Pertumbuhan fisik mudah diketahui, tapi pertumbuhan motivasi terhadap Tuhan susah diketahui. Apalagi motivasi kita terhadap Tuhan, siapa yang tau? Tuhan berkata agar kita mengikut Dia memikul Salib.
Bukan berarti datang kepada Tuhan mencari berkat itu salah, tetapi mengikut Tuhan pasti mengalami penderitaan. Kekristenan yang sejati terlihat dari kehidupan kasih kita di luar Gereja. Apa artinya antusias di Gereja tapi di luar bertindak berbeda. Pertumbuhan iman harus terlihat di dalam lingkungan apapun itu. Kehidupan kita berkutat di dalam KASIH. Itu yang terutama.
Jika engkau memiliki kasih, ada tiga hal yang wajib bertumbuh, yaitu:
1. Sopan santun. Kita boleh mengenal firman Tuhan, tetapi harus santun dalam menyampaikannya. Harus menjadi pribadi yang hangat. Orang yang tidak punya sopan santun, pasti mengalami banyak benturan.
2. Rendah hati. Sikap Yesus yang selalu di hina, namun tetap memaafkan mereka, itulah rendah hati.
3. Mengampuni. Ini yang paling susah. Namun karena Tuhan sudah mengampuni kita, seharusnya kita juga harus bisa mengampuni orang lain (Ef 4:35, Kol 3:13).
Caranya bertumbuh didalam kasih dengan belajar membaca Alkitab setiap hari, berdoa, merenungkan firman Tuhan, dan minta Tuhan memberi rendah hati, sopan santun, dan pengampunan.
Sunday, July 6, 2014
Dedikasikan Hidupmu
Dalam kehidupan banyak manusia mendedikasikan hidup kita pada profesi. Marijke Werimon Baker, perempuan Belanda yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani di tanah papua, sudah pulujan tahun. Melepaskan semua kenikmatan duniawi.
Dedikasi adalah pengorbanan tenaga dan pikiran untuk suatu usaha. Bukankah ini yang di tuntut Yesus kepada kita. Matius 19:21-22.
Persembahkan TUBUH mu di dalam tangan Tuhan. Sungguh berat. Hidup bukanlah badan tapi totalitas hidup kita, pikiran, emosi, arah, dan tujuan hidup kita dipersembahkan. Hidup untuk menempuh kehidupan baru, yang menjauhi dosa.
Hari ini apa yang menghalangi engkau mempersembahkan hidupmu? Dosamu yang kau tumpuk? Kata Yesus, tinggalkan semuanya itu. Bukankah Kristus sudah memberikan dirinya kepadamu? Lalu saat inilah bagi kamu untuk mempersembahkan hidupmu. Roma 14:8.
Dedikasikan Hidupmu
Dalam kehidupan banyak manusia mendedikasikan hidup kita pada profesi. Marijke Werimon Baker, perempuan Belanda yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani di tanah papua, sudah pulujan tahun. Melepaskan semua kenikmatan duniawi.
Dedikasi adalah pengorbanan tenaga dan pikiran untuk suatu usaha. Bukankah ini yang di tuntut Yesus kepada kita. Matius 19:21-22.
Persembahkan TUBUH mu di dalam tangan Tuhan. Sungguh berat. Hidup bukanlah badan tapi totalitas hidup kita, pikiran, emosi, arah, dan tujuan hidup kita dipersembahkan. Hidup untuk menempuh kehidupan baru, yang menjauhi dosa.
Hari ini apa yang menghalangi engkau mempersembahkan hidupmu? Dosamu yang kau tumpuk? Kata Yesus, tinggalkan semuanya itu. Bukankah Kristus sudah memberikan dirinya kepadamu? Lalu saat inilah bagi kamu untuk mempersembahkan hidupmu. Roma 14:8.
Dedikasikan Hidupmu
Dalam kehidupan banyak manusia mendedikasikan hidup kita pada profesi. Marijke Werimon Baker, perempuan Belanda yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani di tanah papua, sudah pulujan tahun. Melepaskan semua kenikmatan duniawi.
Dedikasi adalah pengorbanan tenaga dan pikiran untuk suatu usaha. Bukankah ini yang di tuntut Yesus kepada kita. Matius 19:21-22.
Persembahkan TUBUH mu di dalam tangan Tuhan. Sungguh berat. Hidup bukanlah badan tapi totalitas hidup kita, pikiran, emosi, arah, dan tujuan hidup kita dipersembahkan. Hidup untuk menempuh kehidupan baru, yang menjauhi dosa.
Hari ini apa yang menghalangi engkau mempersembahkan hidupmu? Dosamu yang kau tumpuk? Kata Yesus, tinggalkan semuanya itu. Bukankah Kristus sudah memberikan dirinya kepadamu? Lalu saat inilah bagi kamu untuk mempersembahkan hidupmu. Roma 14:8.