Saturday, August 16, 2014

Menjadi saksi di Yudea

Kis 8:1-3, 11:19

Penganiayaan pada pasal 8, masih tetap berlangsung sampai sekarang. Tidak ada situasi damai ditengah pemberitaan injil dari dulu sampai sekarang. Ditengah dunia seperti ini ada kabar baik yang diberitakan (Lukas 2). Hanya injil yang dapat menyelamatkan orang (Kis 4:12).

Karena itu perintah Tuhan Yesus (Mat 28:19).  Perintah bukanlah sebuah opsi, tetapi sesuatu yang harus dilakukan, walaupun di tengah dunia yang makin rusak. Para murid di perintahkan keluar dari yerusalem untuk menyebarkan injil ke seluruh dunia, yang pertama adalah Yudea.

Titus 3:5, Kristen bukanlah merupakan semua agama saja. Agama memang mengajarkan untuk berbuat baik, tapi bukan perbuatanmu yang menyelamatkanmu. Hanya melalui injil hidupmu mengalami transformasi.

Pernakah kamu mempunyai hutang? Tentunya itu harus dibayar, bila tidak dilunasi Itu tentu tidak baik. Ini sama halnya dengan injil, kita hutang injil (Roma 1:14). Sama seperti Paulus yang merasa berhutang.

Mulai kapan kita memberitakan Injil? Pernahkah ketika engkau merasa amat haus, dan tidak membawa air, kamu kebingungan dan segera mencari air entah itu beli atau meminta. Seperti itulah urgensi pengabaran Injil.

David Livingstone, '' If we wait till we run no risk, the gospel will never be introduced into the interior''.  '' I place no value on anything on possess, except in relation with God''.

Lalu apakah kita sudah menjadi fungsi yang benar di hadapan Tuhan?

No comments :

Post a Comment