Mazmur 95:6-11
Bangsa israel adalah bangsa yg amat beribadah kepatada Tuhan. Lalu mengapa mereka belum mengalami transformasi hidup?
Transformasi adalah suatu perubahan yang terjadi di dalam hidup yang terjadi luar dan dalam.
Di Meriba orang israel mencobai Tuhan. Padahal sebelumnya mereka sudah pernah melihat muzizat Tuhan selama di Mesir.
Namun semua perbuatan Tuhan itu tidak mengubah hati Israel mengapa? Mereka adalah bangsa yang sesat.
Mengapa?
1. Mereka mudah sekali melupakan segala kebaikan Tuhan. Mazmur 103:2
Bila orang Kristen tiap hari di segala pergumulan hidup nya maka kehidupan rohani kita akan menjadi kuat sedikit demi sedikit.
2. Ibadah telah menjadi rutin dan mekanis. Sebuah tragedi besar ketika orang percaya yang beribadah, tidak mengalami perubahan hidup.
Dua langkah untuk mencegah ibadah menjadi rutinitas.
1. Setiap kali beribadah, rendahkan dirimu dan berserah total kepada Tuhan. Ayat 6. Konsep ibadah yg benar tidak terpusat pada apa yang kita dapatkan, tetapi apa yang dapat kita berikan kepada Tuhan.
Hal seperti apa yang dapat kita berikan sewaktu ibadah? Pujian yang meluap dari hati.
2. Berkonsentrasi mendengar suaranya. Ayat 7. Dalam ibadah, dimanakah kita dapat mendengarkan suara Tuhan?
1. Pembacaan Alkitab dalam ibadah.
2. Pemberitaan Firman Tuhan.
Kesaksian seorang Kristen bersaksi, sejak mempraktekkan ibadah sejati, tiga bulan kemudian ia merasakan perubahan di dalam dirinya. Alah menyatakan dirinya dalam pikiran alam bawah sadarnya, maka ia mengalami transformasi hidup luar biasa.
Saturday, September 27, 2014
Saturday, September 6, 2014
Menghadapi Transformasi Hidup
Mazmur 95
Charels Spurgeon mengatakan Mazmur 95 sebagai lonceng gereja yang memanggil jemaat beribadah. Mengundang orang-orang untuk masuk ke hadirat Allah. Untuk mengalami transformasi Hidup. Bagaimana caranya?
Pertama, pengenalan terhadap Tuhan Allah (ayat 1-7a). Berisi pengakuan Allah yang kita sembah adalah Allah yang besar. Pada waktu itu Yahwe bukan satu-satunya allah yang disembah. Namun pada ayat ini di katakan Allah kita mengatasi segala allah yang ada, bahkan bumi dan segala isinya adalah kepunyaan-Nya.
Pengenalan akan kebesaran karya Tuhan, menyebabkan pemazmur mengundang umat untuk : 1.bersorak - sorak untuk Tuhan yang empunya kehidupan (ay 1).
2. Menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur (ay2).
3. Sujud menyembah di hadapan Tuhan (ay 6).
Kedua, respon kita akan jalan keselamatan dilihat oleh Tuhan. Perhatikan umat Israel mencobai Tuhan dengan mengatakan '' Adakah Tuhan di tengah-tengah kita atau tidak? '' (Ayat 7). Apakah ketika dalam masa sulit engkau pernah berkata seperti itu? Perhatikan Ibrani 3:7.
Bagaimana dengan kita yang hidup masa kini? Apakah engkau meresponi firman Tuhan dengan lembut. Jangan keraskan hati, karena transformasi tidak akan terjadi. Selama masih ada kesempatan lembutkan hatimu, karena waktu hidupmu tidak ada yang tahu.
Charels Spurgeon mengatakan Mazmur 95 sebagai lonceng gereja yang memanggil jemaat beribadah. Mengundang orang-orang untuk masuk ke hadirat Allah. Untuk mengalami transformasi Hidup. Bagaimana caranya?
Pertama, pengenalan terhadap Tuhan Allah (ayat 1-7a). Berisi pengakuan Allah yang kita sembah adalah Allah yang besar. Pada waktu itu Yahwe bukan satu-satunya allah yang disembah. Namun pada ayat ini di katakan Allah kita mengatasi segala allah yang ada, bahkan bumi dan segala isinya adalah kepunyaan-Nya.
Pengenalan akan kebesaran karya Tuhan, menyebabkan pemazmur mengundang umat untuk : 1.bersorak - sorak untuk Tuhan yang empunya kehidupan (ay 1).
2. Menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur (ay2).
3. Sujud menyembah di hadapan Tuhan (ay 6).
Kedua, respon kita akan jalan keselamatan dilihat oleh Tuhan. Perhatikan umat Israel mencobai Tuhan dengan mengatakan '' Adakah Tuhan di tengah-tengah kita atau tidak? '' (Ayat 7). Apakah ketika dalam masa sulit engkau pernah berkata seperti itu? Perhatikan Ibrani 3:7.
Bagaimana dengan kita yang hidup masa kini? Apakah engkau meresponi firman Tuhan dengan lembut. Jangan keraskan hati, karena transformasi tidak akan terjadi. Selama masih ada kesempatan lembutkan hatimu, karena waktu hidupmu tidak ada yang tahu.
Labels:
Transformasi hidup
Subscribe to:
Comments
(
Atom
)