Sebuah lembaga Riset melaporkan
-Smartphone 70 persen fiturnya tidak dipakai
-Sebuah mobil mewah 70 persen speednya mubazir
-Sebuah vila yang mewah 70 persen luasnya dibiarkan
kosong
-Sebuah universitas, 70 persen materi kuliah tidak
diterapkan.
-Seabreg kegiatan sosial masyarakat 70 persen iseng
tanpa makna. Hanya ikut-ikutan.
-Pakaian dan peralatan dalam sebuah rumah 70 persen
nganggur.
-Seumur hidup cari duit banyak-banyak 70 persen di
nikmati ahli waris.
Ini adalah sebuah gambaran, ada begitu banyak hal dan
waktu kita sia-siakan. Tidak memaksimalkan waktu di hadapan Tuhan. Jika kita
hitung, hidup kita rata-rata 70 tahun, efektifitas hidup cuma 21 tahun, lainnya
sia sia. Lalu apakah di tahun 2013 kita membuang waktu selama sembilan bulan? Sungguh
sesuatu yang sangat menyedihkan. Ada begitu banyak yang kita sia-siakan. Saat
bangsa Israel masuk ke tanah perjanjian, rentang waktu ke tanah Kanaan itu
singkat, tapi mereka berputar putar 40 tahun di padang gurun, sungguh membuang
waktu. Alkitab mengatakan, ini disebabkan oleh karena ketidak-taatan dan penghianatan.
Tuhan membentuk mereka selama 40 Tahun. Tapi mereka
terus memberontak dan tidak taat. Sekarang engkau dan saya sudah mengakhiri
tahun 2013, berapa lama waktu yang engkau buang percuma? Ketika memasuki masa
peralihan pasti mengalami berbagai masalah yang tidak menentu. Apalagi
dihadapkan suatu masa peralihan kepemimpinan (Pemilu) di tahun 2014, sama
seperti pengalihan kepemimpinan dari Musa ke Yosua. Ada ketakutan didalam hati Yosua,
“Apakah saya bisa menggantikan posisi Musa?”.
Walaupun kepemimpinan Musa berhenti, tapi Allah tetap
menyertai, karena Dia itu hidup. Kematian seseorang tidak akan mengakhiri kepemimpinan
Tuhan dalam hidup. Dalam kehidupan pasti menghadapi kondisi keterpisahan dengan
orang yang kita kasihi, sering kali kita putus asa, tapi ingatlah penyertaan Allah
tidak pernah mati. Penyertaan Allah tidak berarti meniadakan problem atau
masalah, justru semakin ada cobaan yang datang.
Selama masa 40 tahun di padang gurun terjadi peralihan,
dari generasi yang keluar dari perbudakan di Mesir ke generasi yang lahir
selama masa penggembaraan. Generasi baru tersebut tidak pernah mengalami
kesusahan ketika di Mesir. Tetapi Yosua yang dahulu mengetahui permasalahan
generasi pertama, sekarang memimpin generasi baru, untuk mengatur merupakan
tantangan. Apalagi ketika sudah menginjak di tanah Kanaan otomatis harus
menyesuaikan pola hidup yang baru.
Ketika masuk di tahun 2014, percayalah Tuhan tetap
menyertai kita. Kalau ada kebiasaan yang buruk pada tahun 2013, tanggalkanlah itu,
karena engkau akan masuk masa yang baru. Ayat 6, 7, dan 9 mengajarkan agar kita
tetap teguh dan menguatkan hati kita, karena Tuhan selalu menyertai kemanapun
kita pergi.
Pernahkah engkau memikirkan tahun 2014, inflasi Indonesia
2013 kenaikan sebesar 25.8 persen, Dollar semakin tinggi, dan akan terjadi
peralihan kepemimpinan nasional, apakah kamu tidak cemas? Pada waktu itu
bagaimana engkau menghadapinya. Di tengah masa seperti itu kuatkan dan
teguhkanlah hatimu. Untuk menguatkan hati kita haruslah tiap-tiap saat merenungkan firman Tuhan dan rajin
beribadah (Ayat 8a).
No comments :
Post a Comment