Tuesday, January 28, 2014

Kuatkan dan Teguhkanlah hatimu di tahun 2014


Sebuah lembaga Riset melaporkan
-Smartphone 70 persen fiturnya tidak dipakai
-Sebuah mobil mewah 70 persen speednya mubazir
-Sebuah vila yang mewah 70 persen luasnya dibiarkan kosong
-Sebuah universitas, 70 persen materi kuliah tidak diterapkan.
-Seabreg kegiatan sosial masyarakat 70 persen iseng tanpa makna. Hanya ikut-ikutan.
-Pakaian dan peralatan dalam sebuah rumah 70 persen nganggur.
-Seumur hidup cari duit banyak-banyak 70 persen di nikmati ahli waris.

Ini adalah sebuah gambaran, ada begitu banyak hal dan waktu kita sia-siakan. Tidak memaksimalkan waktu di hadapan Tuhan. Jika kita hitung, hidup kita rata-rata 70 tahun, efektifitas hidup cuma 21 tahun, lainnya sia sia. Lalu apakah di tahun 2013 kita membuang waktu selama sembilan bulan? Sungguh sesuatu yang sangat menyedihkan. Ada begitu banyak yang kita sia-siakan. Saat bangsa Israel masuk ke tanah perjanjian, rentang waktu ke tanah Kanaan itu singkat, tapi mereka berputar putar 40 tahun di padang gurun, sungguh membuang waktu. Alkitab mengatakan, ini disebabkan oleh karena ketidak-taatan dan penghianatan.

Tuhan membentuk mereka selama 40 Tahun. Tapi mereka terus memberontak dan tidak taat. Sekarang engkau dan saya sudah mengakhiri tahun 2013, berapa lama waktu yang engkau buang percuma? Ketika memasuki masa peralihan pasti mengalami berbagai masalah yang tidak menentu. Apalagi dihadapkan suatu masa peralihan kepemimpinan (Pemilu) di tahun 2014, sama seperti pengalihan kepemimpinan dari Musa ke Yosua. Ada ketakutan didalam hati Yosua, “Apakah  saya bisa menggantikan posisi Musa?”.

Walaupun kepemimpinan Musa berhenti, tapi Allah tetap menyertai, karena Dia itu hidup. Kematian seseorang tidak akan mengakhiri kepemimpinan Tuhan dalam hidup. Dalam kehidupan pasti menghadapi kondisi keterpisahan dengan orang yang kita kasihi, sering kali kita putus asa, tapi ingatlah penyertaan Allah tidak pernah mati. Penyertaan Allah tidak berarti meniadakan problem atau masalah, justru semakin ada cobaan yang datang.

Selama masa 40 tahun di padang gurun terjadi peralihan, dari generasi yang keluar dari perbudakan di Mesir ke generasi yang lahir selama masa penggembaraan. Generasi baru tersebut tidak pernah mengalami kesusahan ketika di Mesir. Tetapi Yosua yang dahulu mengetahui permasalahan generasi pertama, sekarang memimpin generasi baru, untuk mengatur merupakan tantangan. Apalagi ketika sudah menginjak di tanah Kanaan otomatis harus menyesuaikan pola hidup yang baru.

Ketika masuk di tahun 2014, percayalah Tuhan tetap menyertai kita. Kalau ada kebiasaan yang buruk pada tahun 2013, tanggalkanlah itu, karena engkau akan masuk masa yang baru. Ayat 6, 7, dan 9 mengajarkan agar kita tetap teguh dan menguatkan hati kita, karena Tuhan selalu menyertai kemanapun kita pergi.

Pernahkah engkau memikirkan tahun 2014, inflasi Indonesia 2013 kenaikan sebesar 25.8 persen, Dollar semakin tinggi, dan akan terjadi peralihan kepemimpinan nasional, apakah kamu tidak cemas? Pada waktu itu bagaimana engkau menghadapinya. Di tengah masa seperti itu kuatkan dan teguhkanlah hatimu. Untuk menguatkan hati kita haruslah tiap-tiap saat merenungkan firman Tuhan dan rajin beribadah (Ayat 8a).

Walaupun di depan ada permasalahan dan kegalauan terhadap 2014, ingatlah janji firman Tuhan, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung ayat 8b. Jangan sampai kecemasan membayangi kita. Tuhan ingin setiap kita untuk merenungkan firman siang dan malam, maka tuhan akan menyertai sesuai janjinya. Kuatkan dan teguhkanlah hatimu.

No comments :

Post a Comment