Sering
kali mendengarkan tentang misi, apakah kita memberanikan diri menjadi
missioner? Dari Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru dengan berkatnya
menugaskan untuk keluar memberitakan Injil ke seluruh pelosok. Contoh : Abraham
Kejadian 12: 1-3. Tuhan dating dan berkata, “ Pergilah dari negrimu dan sanak
saudaramu dan dari rumah bapamu ke negri yang akan kutunjukan kepadamu; aku
akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat
namamu mashsyur; dan engkau akan menjadi berkat.”. Kemudian Abraham dan keturunan-Nya
menjadi bangsa yang besar. Kita sebagai orang Kristiani sudah mendapatkan BERKAT, oleh karena itu harus menjadi
dan membawa berkat untuk orang lain.
1
Korintus 5: 16-21. Paulus melalui Firman ini menantang setiap anak Tuhan, untuk
tidak hanya diam menerima berkat tetapi juga harus membagikan berkat tersebut
kepada mereka yang belum mengenal Tuhan. Bagaimanakah dengan anda?
Ada Tiga Hal
yang dikemukakan Paulus melalui tulisannya di 1 Korintus 5: 16-21. Yaitu:
1.
Paradigma dan Penilaian (ayat 16).
Sebelum mengenal Tuhan, Kita fokus
pada diri sendiri, materi, egois, dan tidak pernah melihat kebutuhan orang
lain. Setelah mengenal Yesus, paradigma kita harus berubah, kita tidak hidup
sendiri di dunia ini, mungkin ketika melihat kesusahan orang lain hati kita
terasa berat. Apakah Yesus dengan Salib-nya membuat hati anda bergetar? Kita
juga harus memperhatikan dan melihat orang lain.
Contoh : Ada seorang mahasiswa
bernama Jimmy Eliot. Dia seorang mahasiswa terbaik dan terkenal di Universitas
Terbaik pula. Banyak Perusahaan menjanjikan kedudukan dan kekayaan kepadanya,
tetapi dia lebih memilih mengabdikan diri melayani suku Oka (indian) untuk
mengabarkan Injil. Banyak orang-orang terheran-heran mengapa? Kata Jimmy? “Sesuatu
yang terbatas bisa habis, apa yang terjadi padaku hanya sementara, namun saya
memakai semua ini untuk jiwa-jiwa baru.”
2.
Konsep Hidup kita harus diperbaharui (ayat 17)
Yang
lama berlalu, yang baru datang, perilaku dan konsep hidup kita harus berubah
ketika sudah mengenal Yesus. Seringkali kita hanya menjadi anak Tuhan di
lingkungan Gereja. Setelah itu, peduli amat. Begitulah kebanyakan iman kita.
Hidup kita yang baru harus dapat menjadi berkat bagi orang-orang di dunia.
Harus membawa Yesus dalam setiap aspek kehidupan, jadi bila orang lain melihat
maka berkat itu akan tersalurkan. Orang lain melihat dulu bagaimana kehidupan
kita, baru mau ikut bersama dengan kita yang sudah terberkati.
3.
Mempunyai Tujuan Hidup yang baik (ayat 18-21)
Menjadi saksi bagi Kristus, dan
menjadi utusannya. Yesuslah raja, utusanNya mengabarkan berita kepada orang
yang belum mengenalNya. Cara mudah, melalui kehidupan sehari-hari membawa kasih
bagi orang lain. Yesus mengasihi anda, apakah kita mengasihiNya? Jalan
satu-satunya adalah menyebarkan kasihNya.
Apakah itu KASIH? Melihat kebutuhan
orang lain dan hadir di tengah-tengah mereka. Di Indonesia dengan total jumlah
penduduk 250 juta jiuwa, ada 200 suku terabaikan dengan jumlah 130 juta jiwa.
Mereka hidup menderita, diabaikan, tidak terdidik, itulah tugas kita di
Indonesia menjadi orang Kristen yang misionaris.
No comments :
Post a Comment