Thursday, March 7, 2013

Ruang Kosong


Hidup manusia ada suatu ruangan kosong yang tak bisa diisi apapun. Ruangan kosong itu tidak bisa diisi dengan kekayaan, kepandaian, kecantikan atau apapun yang terlihat menarik di dunia ini. Ruangan kosong itu hanya bisa diisi oleh sang Pencipta kita sendiri, yaitu Allah. Ketika  ruang kosong itu tidak diisi oleh Allah, maka hidup manusia akan terasa sepi, hampa dan hopeless.


Apakah Anda tahu Michael Jackson?  Norma Jeane Mortenson atau yang dikenal dengan nama Marilyn Monroe? Britney Spears? Ketiga Artis tersebut sangatlah sukses, harta mereka sangat banyak. Tetapi dibalik kesuksesan mereka, rasa kesepian selalu menghampiri mereka. Michael Jackson selalu membutuhkan obat tidur bahkan ia meninggal karena overdosis, padahal dengan bakat, dan harta yang ia miliki, seharusnya ia dapat tidur nyenyak. Marilyn Monroe, artis yang terkenal dengan kecantikannya, meninggal dunia pada 5 Agustus 1962 karena overdosis. Hidup Britney Spears juga dipenuhi masalah, mulai dari kasus obat-obatan, asmara, dan lainnya. Apa yang menyebabkan hidup mereka terasa kesepian, hampa dan hopeless? Hal ini disebabkan ruangan kosong itu tidak ada Allah. Sesukses apapun kita di dunia ini, tapi jika hidup kita tidak ada Allah, hidup akan terasa hampa dan kosong. Berdasarkan Mazmur 63:1-9, kebahagiaan sesungguhnya bersumber dari Allah sendiri.


Bagaimana ruangan yang kosong itu diisi oleh Allah?  Untuk mengisi ruangan tersebut, kita harus mengalami kehadiran Allah secara pribadi. Bukan mengenal  Tuhan dari orang lain, tapi benar-benar mengalami kehadiran Tuhan dalam hidup kita secara pribadi. Setelah mengalami kehadiranNya, kita mau bergaul dan mengenalNya dengan baik, apa yang Allah mau dalam hidup kita. Kita harus menjadikanNya prioritas dalam hidup kita. Setelah mengalami kehadiranNya, kita tidak boleh menjadi orang Kristen yang ”mandul” atau tidak berbuah. Kita harus melekat kepada sang Pencipta seperti ranting yang melekat pada pokoknya (Yoh 15:1-8), begitulah hidup kita, ketika hidup kita melekat pada Allah, kita akan berbuah. Efesus 2: 10, ”Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau supaya kita hidup di dalamNya”. Tuhan sangat ingin kita hidup di dalamNya dan mengalami kasihNYA secara pribadi, bukan orang lain yang mengatakan kasihNYA kepada kita.

No comments :

Post a Comment