Di dalam hidup setiap manusia
pasti mengalami pergumulan dalam hidupnya. Ketika lahir kita tidak peduli
apapun itu, namun seiring perjalanan kehidupan banyak tantangan, hambatan, dan
godaan. Yesus pun mengalami pergumulan terberat semasa hidup-Nya ketika berada
di taman Getsemani. Akan tiba waktu-Nya untuk memikul Salib.
Penderitaan terbesar dalam
sejarah umat manusia tertimpa pada-Nya. Ketika itu dia berdoa hingga
mengeluarkan keringat darah. Yesus berdoa (Mrk 14:36), "Ya Abba, ya Bapa,
tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi
janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki.". Dia
mau lahir menjadi hamba walaupun tahu bobroknya manusia. Ia terlahir sebagai
orang miskin, tidak punya apa-apa, dihina, dan dipandang sebelah mata sehingga
dia bisa melihat realita rusaknya
manusia.
Doa Tuhan Yesus “Ambilah Cawan
Ini”, cawan tersebut merupakan gambaran murka Allah atas dosa manusia dan kayu
salib turun ke kerajaan maut. Cawan itu begitu pahit dan mengerikan,
penderitaan ada didepannya, harus segera Ia mengambil keputusan. Pergumulan ego yang sangat berat. Maka ketika itu Yesus
berdoa, “Janganlah apa yang aku Kehendaki”, mematikan semua ego dan menyerahkan ego kepada bapa. Akhirnya dia memilih mati di kayu
salib.
Lalu bagaimana ego kita dalam pergumulan? Manusia
mempunyai super ego sehingga hidup
kita di kuasai. Setiap dari kita mempunyai tuntutan kebutuhan untuk dilayani,
dikasihi, dihormati, dihargai, dan disanjung. Jika dipenuhi akan bertumbuh
dengan baik, tetapi kalau tidak terpenuhi akan merasa terancam. Siapakah yang
ingin dihina, diejek, dipukul, direndahkan, diludahi, dicaci-maki, dan terlebih
disalibkan? Tidak perlu jauh-jauh, cobalah lihat di lingkungan keluarga kita sendiri,
bagaimana memperlakukan anak-anak dan orang tua kita.
Ketika kita mengalami pergumulan
mulailah belajar berdoa seperti Yesus, “bukan kehendak-Ku tapi kehendak-Mu
jadilah”. Belajarlah firman Tuhan dan lakukanlah dalam kehidupan sehari-hari.
Pdt.Nathanael Channing
No comments :
Post a Comment