Tuesday, April 2, 2013

Serupa Kristus dalam Mengampuni



Pengajaran Yesus untuk mengasihi dan mengampuni bukan hanya ketika dia hidup, sampai matipun dia tetap mengampuni. Salib merupakan hukuman untuk penjahat yang tidak terampuni. Adakah kesalahan Yesus sehingga dirinya disalibkan (Lukas 23:22)? Pantaskah diri-Nya disandingkan dengan penjahat seperti Barabas (Lukas 23:19)? Barabas memang layak mati, tetapi mengapa tidak ada yang membela Yesus. Orang-orang yang dulu pernah melihat, mendengar, dan merasakan kasih Yesus, berbalik melawan Dia di dalam pengadilan Pilatus.

Biasanya dalam posisi terancam seperti itu kita akan berontak, marah, dan mencaci-maki. sedangkan Yesus menghadapi masalah itu tidak dengan dendam dan amarah, tetapi dengan kasih dan pengampunan. Yesus berkata (Lukas 23:34): "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.". Kata “Ya Bapa” menunjukkan kedekatan hubungan Yesus dengan Bapa di Surga. Sifat Bapa yang penuh belas kasihan juga ada pada diri Yesus, tapi seringkali tidak ada dalam diri manusia padahal kita sudah diampuni.

Jadikanlah Yesus sebagai teladan, maukah serupa dengan Dia. Mengampuni tidaklah mudah, tetapi bukanlah tidak bisa. Mintalah pertolongan pada Tuhan maka engkau akan dibantu. Mengampuni lebih baik daripada membalas. Dendam tidak pernah akan menyelesaikan masalah. Ketika kita mengampuni akan ada sukacita didalam hati. Bukan hak kita untuk membalas, tetapi hak kita untuk memaafkan. Biarlah kejahatan orang yang bersalah pada kita itu urusan Tuhan..
Ev.Purwanti

No comments :

Post a Comment