Thursday, April 18, 2013

Serupa Kristus dalam Kemenangan Atas Pencobaan


Jika Yesus jatuh dalam dosa apakah mungkin bangkit? Upah Dosa adalah maut. Yesus adalah utusan Tuhan kalau berdosa tidak dapat dipersembahkan. Puncak kemenangan tidak ketika Dia bangkit dari kematian tetapi juga perjalanan-Nya dalam hidup yang banyak pencobaan.

Serupa Kristus dalam Kemenangan Atas Pencobaan

Sebagai anak Tuhan kita hidup dalam peperangan. Seberapa kuat diri kita dan musuh kita? Musuh sesungguhnya tidak kasat mata dan berupa spiritual yang memiliki kuasa. Lalu siapakah kita? Manusia bukan mahluk yang berkuasa dan lemah. Tetapi bagaimana bisa menang melawan iblis? Apakah ada hal yang dapat membuat kita menang?

Matius 4:1-11, Yesus juga mendapatkan cobaan yang sama. Ada tiga cobaan yang Ia hadapi, yaitu :
  1. Kebutuhan Dasar Manusia (Ayat 3). Sebagai manusia Yesus dapat merasakan lapar. Lalu apa salahnya Yesus melakukan itu? Karena itu merupakan solusi yang diberikan oleh iblis, dan sebagai eksistensi-Nya sebagai manusia Yesus juga harus menyelesaikan rasa lapar dengan cara manusia juga.
  2. Popularitas dan Pujian (Ayat 5-6). Pada jaman Yesus pusat kehidupan sosial, politik dan agama terletak di Bait Allah. Bila pada saat itu Yesus menjatuhkan diri di pusat keramaian Bait Allah dan malaikat benar-benar menangkap diri-Nya, seketika itu juga Yesus akan terkenal sampai keseluruh dunia karena Dia jatuh dihadapan orang banyak dengan dikelilingi Malaikat. Tapi Yesus tidak mau melakukan jalan pintas yang diperintahkan oleh Iblis dan lebih memilih jalan Salib.
  3. Harta dan Kekayaan (Ayat 8-9). Kita hidup pada jaman yang banyak menawarkan cara cepat untuk menjadi kaya. Cara kaya menurut iblis lebih mudah, hanya dengan menyembah iblis. Yesus menolak dan menyembah pada Allah Bapa, karena hal Itu lebih penting daripada harta di dunia ini. 


Yesus menghadapi tiga pencobaan yang sama dengan manusia, bedanya kita jatuh dalam keinginan dunia. Coba perhatikan segala keinginan hidup kita untuk terpenuhi, lalu apakah salah? Itu tidak salah, sama seperti Yesus yang ingin menghilangkan rasa lapar, ingin dikenal, di muliakan, dilayani, dan dihormati. Tapi yang membedakan antara Yesus dengan manusia adalah Yesus mendapatkan semua itu karena ditawarkan oleh Allah Bapa, sedangkan manusia diberikan oleh dunawi. Hasilnya Yesus di muliakan dan dikenal hingga saat ini sampai akhir jaman nanti.


Apa strategi Yesus untuk menang atas pencobaan. Ada tiga hal, yaitu:
  1. Yesus menguasai Firman Tuhan.
  2. Dipimpin dan dipenuhi oleh roh kudus (Matius 4:1, Lukas 4:1).
  3. Mengutamakan kehendak Allah Bapa (Yohanes 4:34).





No comments :

Post a Comment